'Pelangi Roma' — Buku Karya Francesco Angeli tentang Sejarah LGBT Tersembunyi di Ibu Kota Italia
Buku karya aktivis Italia Francesco Angeli tentang tempat-tempat peringatan budaya LGBT di Roma dan sejarah gerakan tersebut.
“Romarcobaleno. Sudut-Sudut Rahasia Budaya LGBT. Panduan Menuju Roma yang Menyambut” (Romarcobaleno. Angoli segreti della cultura LGBT. Una guida alla Roma che accoglie) adalah sebuah buku karya aktivis LGBT dan penulis Italia Francesco Angeli, yang ditulis dalam bahasa Italia. Buku ini diterbitkan pada bulan Juni 2026 oleh penerbit Giulio Perrone Editore dalam seri “Passaggi di Dogana”.
“Romarcobaleno” adalah gabungan dari dua kata bahasa Italia: “Roma” (Roma) dan “arcobaleno” (pelangi, simbol gerakan LGBT). Seri “Passaggi di Dogana” (“Penyeberangan Bea Cukai”) adalah koleksi panduan sejarah dan budaya, di mana setiap buku mengeksplorasi sebuah kota atau negara melalui lensa orang-orang terkenal atau fenomena budaya yang signifikan.
Francesco Angeli adalah salah satu tokoh terkemuka dalam gerakan LGBT Italia. Ia lahir di Campobasso di wilayah Molise dan telah aktif bekerja di Roma selama bertahun-tahun. Angeli pernah menjabat sebagai presiden organisasi Arcigay Roma, mendirikan pusat kesehatan Roma Checkpoint, yang berfokus pada bantuan untuk pria gay dan biseksual, dan menjabat sebagai wakil presiden asosiasi nasional Arcigay. Ia telah menyelenggarakan berbagai acara kebanggaan, termasuk Lazio Pride dan Molise Pride.
Arcigay adalah organisasi hak asasi LGBT terbesar di Italia, yang didirikan pada tahun 1980. Roma Checkpoint adalah pusat bantuan medis dan psikologis untuk pria gay dan biseksual di Roma.
Buku ini merupakan panduan sejarah menuju memori queer di Roma. Penulis menunjukkan kota tersebut melalui tempat-tempat yang kurang dikenal, plakat peringatan yang terlupakan, dan peristiwa-peristiwa yang telah hilang dari memori resmi kota. Buku ini mendeskripsikan plakat peringatan untuk menghormati aktivis Massimo Consoli dan tokoh penting lainnya dari gerakan LGBT Italia, grafiti di distrik San Paolo dan di dekat stasiun kereta bawah tanah Jonio, distrik Testaccio — yang disebut dalam buku ini sebagai “tempat lahir gerakan gay Italia” — serta Gay Street di bawah bayang-bayang Colosseum. Buku ini menggabungkan rute kota, kesaksian partisipan gerakan, rekonstruksi sejarah, dan kisah pribadi.






